Tips Merawat Sauna Agar Tetap Bersih, Aman, dan Tahan Lama
Memiliki sauna pribadi di rumah, hotel, atau spa adalah investasi jangka panjang bagi kesehatan dan relaksasi. Namun, agar sauna tetap nyaman, aman, dan awet, perawatan rutin sangat penting. Di Indonesia, dengan iklim tropis yang panas dan lembap, perawatan kayu dan komponen sauna menjadi lebih krusial. Berikut panduan lengkapnya:
1. Rutin Membersihkan Kayu Sauna
· Setelah setiap penggunaan, gunakan kain lembut atau spons basah untuk menghapus keringat dan noda pada bangku, dinding, dan sandaran.
· Hindari sabun berbahan kimia keras, cukup gunakan air hangat atau pembersih kayu ringan khusus sauna.
· Untuk noda membandel, campuran air hangat dengan sedikit cuka bisa digunakan untuk menghilangkan kotoran tanpa merusak kayu.
Tips tambahan:
· Jangan gunakan pembersih berbahan kimia atau disinfektan keras karena panas tinggi akan membuat bahan kimia menguap dan berbahaya bagi kulit dan pernapasan.
2. Menjaga Ventilasi Sauna
· Pastikan ruangan sauna memiliki ventilasi yang baik agar udara panas dan lembap bisa keluar setelah penggunaan.
· Setelah selesai, buka pintu sauna beberapa menit untuk mengeringkan sisa kelembapan.
· Di iklim tropis seperti Indonesia, ventilasi mencegah jamur, lumut, dan bau tidak sedap.
3. Merawat Heater / Pemanas Sauna
· Periksa pemanas secara rutin, termasuk kabel listrik dan panel kontrol (untuk sauna listrik).
· Jika menggunakan heater batu, pastikan batu tidak retak atau berjamur. Ganti batu jika sudah aus.
· Bersihkan debu dan kotoran di sekitar pemanas untuk menjaga efisiensi panas.
Tips keamanan:
· Jangan menyalakan sauna tanpa batu pemanas atau bila ada kerusakan pada kabel listrik.
· Pastikan pemanas dipasang oleh teknisi profesional.
4. Membersihkan dan Merawat Kayu Bangku (Bench)
· Bagian bangku paling sering bersentuhan langsung dengan tubuh, sehingga mudah kotor dan lembap.
· Gunakan amplas halus jika permukaan kayu terasa kasar atau ada bekas noda.
· Lapisi bangku dengan minyak kayu alami khusus sauna untuk menjaga kelembapan kayu tanpa mengurangi kenyamanan.
5. Menghindari Kelembapan Berlebih
· Di Indonesia, sauna mudah terkena kelembapan karena iklim tropis.
· Gunakan exhaust fan atau dehumidifier kecil bila ruangan sauna sering lembap.
· Jangan biarkan air menumpuk di lantai atau sudut ruangan setelah sauna digunakan.
6. Merawat Aksesori Sauna
· Ember, gayung, dan thermometer perlu dibersihkan secara berkala.
· Gunakan kain bersih dan air hangat untuk menghapus sisa air atau noda.
· Hindari meninggalkan ember berisi air di dalam sauna dalam waktu lama karena dapat merusak kayu.
7. Perawatan Mingguan dan Bulanan
Mingguan:
· Bersihkan lantai, bangku, dan dinding dari debu dan keringat.
· Lap permukaan kayu dengan kain basah, lalu keringkan dengan kain kering.
Bulanan:
· Cek kondisi pemanas, batu sauna, dan kabel listrik.
· Periksa kayu untuk retak atau perubahan bentuk, amplas halus jika perlu.
· Gunakan minyak kayu sauna untuk menjaga warna dan kelembapan alami kayu.
8. Tips Tambahan untuk Sauna di Indonesia
· Pilih kayu yang tahan kelembapan tropis, seperti Abachi, Pine kering oven, atau Cedar.
· Hindari kayu yang mudah melengkung atau berjamur di iklim lembap.
· Jika sauna jarang digunakan, pastikan pintu sedikit terbuka agar udara tetap bersirkulasi.